ISTANA BARU! Cerita Seorang Santri Sohibul Qur'an

Sumber gambar: dokumentasi pribadi

Istana Baru
Oleh : Titin Bilin Saputri


Bismillah, menceritakan sepenggal kisah penuh haru biru, pengalaman pertamaku ujian tahfidz Qur'an, mentasmi'kan 13 juz dalam sekali duduk.

Semangat!...
Semangat luar biasa sampai ketika diberikan waktu satu pekan  sebelum ujian berlangsung dan mampu setiap harinya kuulang 13 juz yang sudah kudapatkan selama satu semester. Namun, ternyata banyak yang salah dari caraku mempersiapkannya saat itu! Sehingga ketika waktu ujian tiba, kesalahan-kesalahan tersebut terulang saat ujian berlangsung.

Ibarat sebuah istana megah yang sudah kubangun susah payah, lantas porak poranda ... sang topan datang menghancurkannya.

Betapa kecewa yang kurasakan, ternyata juga bukan hanya aku sendiri yang kecewa. Mereka yang selama ini terus menyemangati dan mengatakan bahwa aku bisa, juga amat merasa kecewa. Maafkan aku, karena aku tak mampu membuat istana itu kokoh berdiri tegak oleh material-materialnya.

Akhirnya, belajar dari kesalahan itulah hikmah yang aku dapatkan. Kecewa dan menyesal biarlah menjadi rasa yang berlalu karena aku yakin sang Ilahi mengajarkan begitu banyak hal dari hari-hari yang telah berlalu.

Memperbaiki semuanya, itulah jalan selanjutnya. Membangun istana itu kembali dengan material-material yang lebih baik lagi.

Namun ada satu hal yang amat menancap dalam pikiranku, bahkan menusuk ke dalam hati. Ketika hari itu, teguran dengan ungkapan kekecewaan yang amat jelas terdengar membuat air mata ini rasanya akan tumpah langsung di hadapannya.

Namun, mampu kutahan semua rasa di hari itu, karena tak sepantasnya aku ungkapkan kepadanya. Akan tetapi, ingin sekali rasanya aku mengatakan, bahwa aku juga teramat kecewa ....

Sempat pula aku berpikir lemah. Namun, pada akhirnya begitu banyak pelajaran dari semua itu yang membuatku untuk bangkit dan semangat lagi membangun istana yang baru.

Semangat!!!
Aku pasti bisa!!!

Jakarta, Desember 2018
diedit oleh: Umi Fitri

Posting Komentar

0 Komentar